Tidak Dihargai Sekitar, Apa yang Harus Dilakukan?

Jakarta

Apresiasi adalah ekspresi yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain sebagai bentuk pengakuan atas tindakan maupun kontribusi yang telah dilakukan untuk kebaikan individu atau bersama. Apresiasi bisa berupa hadiah, kontak fisik, atau kata-kata pujian. Merasa dihargai atau diapresiasi dapat membawa perasaan senang dan memiliki dampak positif, mendorong seseorang untuk berkontribusi lebih baik di masa depan.

Namun, tak jarang seseorang merasa kurang dihargai oleh lingkungannya, meskipun mereka telah berkontribusi secara positif dan membantu orang lain di sekitarnya. Perasaan kurang dihargai ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental seseorang, terutama jika mereka telah berusaha untuk membantu orang lain namun tidak mendapatkan apresiasi atau pengakuan atas usaha mereka.

Jika perasaan tidak dihargai terus-menerus dibiarkan, ini bisa menyebabkan perasaan kebencian dan kemarahan. Meskipun demikian, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk membantu seseorang yang merasa tidak dihargai merasa lebih baik atau bahkan mencegah mereka merasa tidak dihargai lagi.

Berani untuk mengatakan “tidak”

Terkadang, semakin sering dan semakin banyak kita melakukan sesuatu untuk orang lain tanpa mengeluh, semakin mereka mengharapkan kita untuk melakukan hal-hal lain, malah terkadang mereka menjadi lupa untuk menghargai semua yang sudah kita lakukan untuk mereka. Maka dari itu, kita harus lebih berani untuk mengatakan tidak dalam situasi tertentu. Hal ini dapat mengingatkan orang-orang untuk tidak menganggap enteng dimana kita akan selalu bersedia untuk membantu. Tidak hanya itu, mengatakan “tidak” juga akan sangat baik bagi kita, terlebih lagi apabila kita termasuk ke dalam golongan people pleaser yang selalu ingin menyenangkan orang lain.

Utarakan apa yang dirasakan

Berbagi maupun mengutarakan perasaan terkadang cukup dibutuhkan. Kita mungkin kerap kali merasa terlalu tertekan dan memendam perasaan tidak dihargai tersebut dengan diri sendiri. Namun, akan lebih baik apabila kita mengatakannya kepada orang-orang terdekat, baik itu keluarga, kekasih maupun orang-orang yang bersangkutan. Beranikan diri untuk mengatakan apa yang dirasakan diinginkan, apabila kita menginginkan mereka untuk mengetahui dan mengubah sikap mereka untuk lebih saling menghargai maka utarakanlah secara eksplisit.

Mengubah pikiran negatif

Meskipun sedang dilanda perasaan yang tidak mengenakan, kita tetap harus waspada dengan pikiran-pikiran negatif yang kerap dibesar-besarkan. Terlalu sering memfokuskan pikiran pada hal-hal negatif justru tidak membawa kita ke mana-mana, melainkan keterpurukan yang justru malah merusak mental. Ingatkan diri kita dengan hal-hal menyenangkan di saat orang lain telah menunjukkan apresiasi mereka kepada kita serta berhenti mengharapkan hal tersebut untuk datang kepada kita. Apabila mereka memang tidak memiliki keharusan untuk mengapresiasi kita, maka buatlah jarak dan batasan dengan mereka sehingga kita tidak memiliki ekspektasi lebih.

Tetap menghargai orang lain

Terlalu fokus pada kurangnya penghargaan yang kita terima dapat membuat kita lupa untuk menunjukkan apresiasi kepada orang lain. Tetapi, konsisten untuk tetap mengapresiasi mereka yang ada di sekitar kita dapat menginspirasi orang lain untuk menghargai kita juga. Tetaplah berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada teman dan keluarga kita atas semua yang mereka lakukan. Bagaimanapun cara yang kita pilih untuk menunjukkan penghargaan apresiasi tersebut, lakukanlah dengan tulus.

(DIP/alm) 

Updated: Februari 21, 2024 — 5:10 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *