Bawaslu Kaji Laporan Terhadap Anies soal Lahan Prabowo

Jakarta

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah menerima laporan dari Pendekar Hukum Pemilu Bersih (PHPB) terkait dugaan fitnah lahan 340 ribu hektare yang disebut capres nomor urut 1 Anies Baswedan di debat ketiga. Bawaslu akan melakukan kajian awal terlebih dulu terkait laporan tersebut.

“Laporan sudah kami terima, Bawaslu akan melakukan kajian awal sebaimana diatur dalam Perbawaslu 7 tentang temuan dan laporan,” kata Anggota Bawaslu RI Puadi kepada wartawan, Selasa (9/1/2024).

Sebelumnya, PHPB melaporkan Anies Baswedan ke Bawaslu. Anies dilaporkan atas dugaan fitnah terkait pernyataan luas lahan tanah yang dimiliki Prabowo Subianto.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan itu dibuat oleh PHPB, Senin (8/1) di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat. Perwakilan (PHPB) Subadria Nuka mengatakan luas bidang tanah pribadi milik Prabowo yang disampaikan oleh Anies ialah tidak benar.

“Terkait bidang-bidang tanah yang dimiliki oleh Prabowo Subianto adalah seluas 340 hektare, maka hal tersebut adalah tidak benar,” kata Subadria Nuka dalam keterangannya.

“Karena diketahui tanah-tanah pribadi yang dimiliki oleh Prabowo Subianto adalah sebagaimana yang disampaikan di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Prabowo tercatat memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 275.320.450.000,” sambungnya.

Apa yang diucapkan Anies?

Dalam debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar pada Minggu (7/1), Anies menyinggung soal lahan Prabowo. Dia awalnya menyebut Prabowo punya lahan 340 hektare. Anies kemudian meralat pernyataannya dan menyebut Prabowo punya lahan 340 ribu hektare.

Berikut ucapan Anies terkait lahan saat debat:

“Dan Rp 700 triliun anggaran Kementerian Pertahanan tidak bisa mempertahankan itu, justru digunakan untuk membeli alat-alat Alutsista yang bekas di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas, sementara menterinya punya Pak Jokowi punya lebih dari 340 hektar tanah di Republik ini, ini harus diubah,” kata Anies saat sesi pembukaan.

“Sebelum saya menjawab pertanyaan itu, saya mengklarifikasi tadi data yang meleset. Maaf Pak Prabowo, angkanya terlalu kecil, bukan 320 hektare tapi 340 ribu hektare, saya klarifikasi,” kata Anies pada sesi menjabat pertanyaan panelis.

Prabowo juga langsung membantah saat itu. “Itu pun salah, itu pun salah, Mas Anies jangan (kutip) data yang salah,” kata Prabowo.

(amw/aik)

Ulasan Debat Pilpres 2024

Temukan analisa debat capres-cawapres pilihanmu hanya di detikpemilu!

Lihat

 

Updated: Januari 9, 2024 — 9:01 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *